Mencoba untuk peduli
Saya teringat kejadian ± 2 tahun yang lalu, waktu itu saya pergi ke sebuah bank, berniat untuk transfer uang untuk bayar buku yang saya pesan. Saat itu saya sama sekali ga punya rekening di bank tersebut.
Singkat cerita, seorang sequrity wanita menghampiri saya dan menawarkan diri agar saya mentransfer uang itu lewat rekeningnya saja. Dan saya bisa langsung menyerahkan uang tunai sejumlah transferan tanpa ditambah biaya apapun. Hemm ..
Jika sesuai prosedur di bank itu, saya hanya menambah sejumlah uang untuk biaya adm transfer karena ga punya rekening bank tsb. Berhubung saya melihat ketulusan di wajah sequrity wanita itu, akhirnya saya memutuskan untuk menerima tawarannya.
Dalam hati saya berkata, saya akan tetap memberikan ganti sejumlah uang administrasi itu ke sequrity yang bersangkutan, yang penting saya ga antri dan urusan transfer beres.
Saya pun lalu diajak ke ATM yang berada di luar ruang tunggu, sequrity itu bertanya nomor rekening yang ingin saya transfer, dan ga nyampe 1 menit transfer berhasil, printout nya diserahkan ke saya. Beressss
Saya dan sequrity itu keluar dari ATM bersama² lagi, sebelum pamit pulang saya serahkan sejumlah uang untuknya beserta ucapan terimakasih tak terhingga, tapi dengan cara yang sangat sopan dia menolaknya, duhhh … ga enak banget maksa². Akhirnya saya pulang dari bank itu dengan tetap memegang sejumlah uang yang harusnya tidak saya pegang lagi.
Sepulangnya dari bank itu saya merenung, betapa mulia sekali sang sequrity itu, dia menolong tanpa mau dikasih imbalan. Semoga Allah membalas kebaikannya dan selalu memberi rejeki yang halal kepadanya. Amin.
Yang jelas, saya sangat bersyukur ditemukan dengan sequrity seperti dia … ternyata masih ada orang baik dan peduli terhadap orang lain.
===
NB: setahun berikutnya, akhirnya saya membuka rekening juga di bank tersebut .. he h
e









Enak dong ! Dimana nih lokasinya siapa tahu ketemu juga he he
ini di jakarta apa bukan? kl di jakarta masih ada orang kyk gitu, saya angkat topi!
Selamat Pagi !!!
Semoga Senin ini menjadi awal sukses di minggu ini. Semangat ayo Semangat!!
Lama juga keputusan Mbak Nia untuk membuka rekening di Bank tsb..eh..eh..eh.. Banyak pertimbangan kale yach…?
Salam Hangat
bener kata bang Aap, bank dimana tuh mbak?
memang masih banyak saudara-saudara kita seperti itu
dan sangat beruntuk dan bersyukur si mbak bertemu orang seperti security itu. semoga tetap menjadi yang terbaik bagi orang lain
Emang Mbak nabung di bank mana?
Kunjungi juga blog saia yang lainnya di http://rizaherbal.wordpress.com/
emang nabung di bank mana sih?????
ckckck tuh security baek bener .. betul2 ga nyangka masih ada orang baik , selain akkyu…
wah,,ini bankna yang payah neh
didunia ini memang masih banyak orang seperti itu…cuman sedikit aja..
Andai saya jadi pemilik bank itu, nemuin orang spt itu sudah saya angkat jadi Kepala Cabang he he he…do’ain ya moga benar2 punya bank…
bersyukurlah masih ada orang2 seperti beliau
Tanpa curiga yah mbak? Kadang kehidupan di Jakarta membuat warganya tak gampang percaya dengan tawaran baik
saat butuh uang tunai, kesempatan seperti ibu sekuriti itupun pasti saya ambil, dari pada ambil tunai di ATM
berkunjung…..
kunjungan pertama nih, salam kenal
Sebuah cara marketing yang hebat. Berkorban lebih dahulu, nasabah datang kemudian. Tentu saja akan banyak yang terkesan kalau sikap mereka ramah dan tulus kaya begitu…
Kunjungan perdana…
Baiknya security itu moga dia dikaruniai kebaikan yg tak berbatas ya dari Nya.
Pengalaman saya kalo ke Bank pagi2 ambil antrean bisa 3 biji sekaligus yang dua buat jaga jaga kalau ditengah antrean ada ibu ibu tua, ibu hamil atau nenek2 yang mau ambil pensiun ikut antre dapat no antrean besar, nah yg aku ambil sisanya itu yg lebih kecil no nya bisa dikasih sama ibu ibu itu jadi sedikit menolong kan
Sudah jarang sekali orang yang seperti itu ya mba. dah langka…
bagus tuh.. padahal biasanya tidak-tidak mau sih.. he.. :p
nice inspiration, doing better more
Kayaknya perlu di contoh tuh sequrity ..
Salam
justru kita harus belajar dr security tersebut……..
pengalaman yang jarang-jarang terjadi
Wah, mba beruntung juga bisa bertemu orang yang baik seperti itu jarang-jarang lho, dan lebih jarang lagi mba ternyata mudah percaya dengan orang itu.
Mungkin sesuai cerita bahwa mba melihat ketulusan dari orang itu dan mba juga tidak terlalu berpikiran negatif terhadap orang lain
Ini pengalaman berharga yang patut diingat
Waduh mbak nia..
Kata-demi-kata saya baca, tadinya saya pikir mbak mungkin bakalan kena musibah ditipu, ternyata tidak ya..
Syukur deh.. kalo ternyata perlakuan sekuriti itu ternyata membawa simpati buat mbak.
wach..ternyata security itu nolak rezeky donk hehehe..
Salam Takzim
Mohon izin memberi Award kepada Sahabat dijemput ya jika berkenan
Salam Takzim Batavusqu
Salam Takzim
Mohon izin memberi Award kepada Sahabat jika berkenan dijemput ya
Salam Takzim Batavusqu
lawas kada main kesini nah, kayapa kabar nya kak? baik haja kalo?
Akhirnya ada hikmahnya juga kan mbak Nia?
Salam silaturohim pertamax dari wandisukoharjo.com
Tes komeng dari ndotcom apakah mingsih dianggep spammer mbak Nia, ayo semangat lagi mbak. Kalau ngilang mintol dong, lontoooonggg
Hmmmm…. jebula ora neng mae mbak N14, nek neng liyane kok ngilang yo mbak?
Salam dari wandisukoharjo.wordpress.com
Salam Takzim
Kunjungan pagi, menyapa sahabat dengan senyum semoga diberikan perlindungan oleh Allah SWT, oh iya mau ngasih kerjaan nih kalau ada waktu dijemput ya disini, terima kasih
Salam Takzim Batavusqu
woww…udah punya rek.rupanya…hehehe…klo aku malah udah out..abis ga pernah di isi apalagi di ambil…g tahu lagi ada ap g tuh….?
hanya orang tertentu yang bisa mengambil hikmahnya…
Wah Banknya bank apa mbak? Sekuritinya cantik tidak?
Salam Pagi,
Mentari telah muncul dan senyum, semoga indah hidupmu hari ini. Selamat berkarya dan tersenyumlah.
Karena kita masih diijinkan bersapa di hari ini.
Keep Smile